Subhanallah...!!! Ternyata ini Makna Dibalik Urutan Tinggi Jari Tangan Manusia, Pasti Akan Mengejutkan, Tolong share !!

Mungkin selama ini kita bertanya-tanya apa ya makna sebenarnya dibalik urutan jari kita?
Bila bertanya kepada orang tua pasti jawabnya “itu sudah takdir” atau jawaban singkat lainnya. Bukan penjelasan yang masuk akal dan membuat kita paham mengapa urutan jari kita seperti sekarang ini. Memang tidak mudah untuk menjawab pertanyaan ini, tetapi rasanya masih kurang kalau belum tahu jawabannya. Pada dasarnya makna jari-jari tangan manusia adalah sebagai tanda perjalanan peradaban manusia selama di dunia ini.
 
 
Jari Kelingking
Jari kelingking merupakan jari yang ukurannya paling kecil, tapi lebih tinggi daripada jari jempol. Jari kelingking ini adalah simbol zaman Nabi Adam. Nabi Adam yaitu Nabi yang pertama dan apabila dikaji ulang ketika membaca atau menulis Al-Qur’an selalu diawali dari kanan ke kiri. Sehingga, jari kelingking pada manusia sebagai simbol dari lafal Allah, huruf alif yang mengawali lafal Allah. Jadi, jari kelingking adalah simbol permulaan yaitu era Nabi Adam AS.
Jari Manis
Jari manis ialah jari setelah jari kelingking dan ukurannya lebih tinggi. Jari manis disimbolkan sebagai zaman Nabi Idris, mengapa demikian? Sebab, di zaman Nabi Idris, tingkan peradaban manusia lebih tinggi jika dibandingkan dengan zaman Nabi Adam.
 Hal ini dapat dilihat dari adanya sosok Budha yang tengah duduk di atas bunga teratai. Bunga teratai itu menyimbolkan kemajuan peradaban pada zaman tersebut yaitu bisa melakukan perjalanan sampai ke planet terujung (Sidrotul Muntaha). Pada zaman tersebut Buddha merupakan simbol dari
Jari tengah adalah jari yang paling tinggi diantara jari-jari tangan lainnya. Jari yang dilambangkan sebagai Zaman Nabi Nuh ini menandakan bahwa pada zaman tersebut merupakan puncak peradaban manusia. Di zaman itu manusia memiliki tingkat peradaban yang sangat tinggi, tetapi kurang dibarengi dengan keimanan kepada Allah SWT. Sehingga pada era tersebut Allah menghukum manusia dengan mendatangkan banjir bandang. Namun, Allah tetap menyelamatkan umat Nabi Nuh yang ikut menaiki perahunya.
 
Jari Telunjuk
Jari telunjuk ialah jari yang tingginya hampir sama dengan jari manis, tapi lebih pendek dari jari tengah. jari ini menyimbolkan kehidupan manusia pada zaman Nabi Ibrahim. Zaman itu, manusi telah mengalami penurunan peradaban, hal ini tampak dari kemakmuran, pemikiran dan ukuran manusia yang lebih kecil dari sebelumnya. Jari telunjuk biasanya dipakai untuk melambangkan angka 1, yang juga menyimbolkan bahwa Nabi Ibrahim sebagai Bapak dari semua Nabi.
 
Jari Jempol
Jari jempol adalah jari paling pendek dari jari-jari lainnya. Jari jempol meyimbolkan kehidupan manusia pada zaman Nabi Muhammad SAW. Dimana pada zaman Nabi Muhammad SAW merupakan sisa-sisa peradaban, karena di masa ini manusi tidak mampu menyaingi peradaban di zaman sebelumnya. Entah dari sudut kemakmuran ataupun teknologi, tapi pada zaman ini adalah masa diturunkannya kitab suci Al-Qur’an yaitu kitab sebagai panduan hidup setiap manusia.
Itulah informasi seputar rahasia dibalik urutan tinggi jari yang rupanya melambangkan peradaban kehidupan zaman para Nabi.